Bahagia Tanpa Cedera, Menang Tanpa Luka

0
117
Bahagia Tanpa Cedera, Menang Tanpa Luka
Sindonews, tempat terakhir saya berkarya di MNC Group.

RIDWAN Kamil pekan lalu resmi menolak untuk bertarung di Pilgub DKI Jakarta. Alasannya sederhana, dia belum tuntas memegang amanah di Kota Bandung.‎

Si akang memutuskan tidak mau memenuhi nafsunya untuk mendapatkan jabatan yang lebih tinggi, lebih keren, lebih level nasional, atau apalah namanya jika menjabat Gubernur DKI Jakarta.

Yang menarik adalah kalimat penegasan ini, “Namun hidup tidaklah harus selalu begitu (maksudnya terus-menerus mengejar jabatan yang lebih tinggi). Saya ingin bahagia tanpa mencederai. Saya ingin menang tanpa melukai.”

Garisbawahi, “Saya ingin bahagia tanpa mencederai. Saya ingin menang tanpa melukai.”‎

Itu saya temukan di statement Emil. Itulah landasan yang saya pikirkan selama satu tahun terakhir.

Oleh karena itu, tongkat estafet saya serahkan kembali. Selanjutnya estafet harus dijalankan. Tongkat harus diteruskan. Kereta harus tetap berjalan.

“Ada tukang pembuat pondasi, ada tukang pembuat dinding, ada tukang pembuat atap, ada tukang cat, dan seterusnya….”

Saya harus menyadari, saya hanya mampu menjadi tukang yang mencari batu untuk pondasi.

Akhirul kalam, terima kasih untuk semuanya. Terima kasih untuk 9 tahun sekian bulan yang sangat dinamis di MNC.

Thank you Okezone, thank you Sindonews.

Sukses untuk semua.‎

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here