Cuaca Ekstrem Hantui Natal dan Tahun Baru

0
199
Cuaca Ekstrem Indonesia
Prakiraan cuaca akhir tahun berdasarkan pergerakan angin dan awan dari pantauan satelit. (Foto: BMKG)

CUACA ekstrem akan melanda Indonesia menutup tahun 2017 ini. Cuaca hujan sedang hingga lebat akan terjadi di sebagian besar wilayah Indonesia pada pekan-pekan terakhir bulan Desember ini.

Sebanyak 93,27 persen wilayah Indonesia akan memasuki musim hujan. Sumatera dan Kalimantan terlebih dahulu memasuki musim hujan, selanjut akan disusul wilayah lain di Indonesia.

Analisa BMKG, dirilis Senin 18 Desember 2017, potensi hujan lebat menjelang Natal dan Tahun Baru cukup besar. Potensi ini disebabkan suplai massa udara lembab dari Samudera Pasifik, daratan Asia, dan Samudera Hindia terakumulasi di wilayah Indonesia.

Potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat selama periode Natal, 19-23 Desember 2017, akan terjadi di Aceh Bagian Barat, Pesisir Selatan Sumatera, Banten, Pesisir Utara Jawa, Sulawesi Selatan, NTB, sebagian NTT.

Sementara periode Natal pada tanggal 24-26 Desember 2017, hujan dengan intensitas yang sama, akan terjadi di pesisir selatan Sumatera Utara dan Sumatera Barat, NTB, NTT, Sulawesi Tengah, dan Papua Bagian Tengah.

Potensi hujan sedang hingga lebat juga akan terjadi menjelang Tahun Baru, 26-31 Desember 2017. Wilayah yang berpotensi hujan akan terjadi di Pesisir Utara Jawa, Jateng, Jatim, Kaltara, Sulteng, dan Maluku.

Selain hujan lebat, BMKG mengimbau masyarakat untuk mewaspadai potensi angin kencang. Setidaknya kecepatan angin berpotensi lebih dari 20 knot, atau 36 Km/jam.

Potensi angin kencang ini akan terjadi di beberapa wilayah dan lautan. Seperti Laut Cina Selatan, Laut Natuna, Laut Jawa, Laut Banda, Samudera Hindia bagian Selatan Jawa Tengah, dan NTB. Angin kencang ini akan menyebabkan gelombang tinggi mencapai 6-7 meter di Laut Cina Selatan dan Laut Natuna Utara.

Waspada Cuaca Ekstrem
Waspadai potensi hujan lebat yang mengakibatkan genangan, banjir, dan longsor bagi masyarakat yang tinggal di dataran rendah, daerah cekungan, bantaran kali atau sungai, perbukitan, lereng, dan pegunungan.

Waspadai potensi angin kencang yang dapat mengakibatkan roboh atau tumbangnya pohon, papan reklame atau baliho. Waspadai juga potensi gelombang tinggi lebih dari 2,5 meter di laut.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here