Ini Bukan Sekadar Luka Hati

0
90

SEORANG bapak dengan wajah linglung mendekap anaknya dan menciuminya. Di salah satu tangannya masih memegang botol susu.

Entah disadarinya atau tidak, buhul ruh anaknya telah terlepas oleh kelakuan gila pemegang tali sais kereta kaleng.

Tak ada raut sedih, tak ada raut kehilangan, tak ada raungan tangis yang keluar dari mulutnya yang terlihat sedikit bergetar.

Mata kosongnya terus memandangi wajah anaknya yang berada di gendongannya. Sedang anaknya tak lagi bisa membalas manja saat dalam dekapannya.

Di atas pick up, duduk di sisi, bapak tak mau melepas pandangannya. Sesekali dia menoleh ke wajah-wajah orang yang berseru istigfar di sekitarnya. Tapi dia tak menjawab seruan itu.

Selepas pick up itu membawanya ke rumah sakit, wajahnya masih bergaris sama. Datar, tak ada ekspresi.

Hari esok tak mungkin lagi sama dengan hari kemarin. Ceriwis suara si kecil yang menyambutnya dengan berlari-lari, tak akan lagi ada.

Minggu, 22 Januari 2012 siang, luka tak bisa lagi ditutupi. Monas-Gambir, bukan lagi kenangan ceria.

*Salam duka kami bagi penderita luka.

 

Tragedi Xenia maut, kecelakaan Monas

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here