Ketika Pujangga Malam Membisu

0
113

Sang pujangga menelan kebisuan malam
Tak seperti biasanya,
Kali ini malam tampak diam menemaninya

Memeluk malam sejak tepian
Tak menggugahnya untuk bicara
Senyum, murung, tak berbalas

Sebelum terlelap di kejauhan
Sang pujangga meninggalkan pesan untuk malam

‘Aku sedang berkasih, sampaikan kebisuan rindu ini untuknya’

 

*Puisi berantai dari
Sang Harry, Glen Jolodoro, Ronald Sinaga, Dede Suryana

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here