Para Menteri Jokowi yang Patut Kena Reshuffle

0
74

Presiden JokowiKABINET Kerja Presiden Joko Widodo-Jusuf Kalla (Jokowi-JK) belum lagi berusia satu tahun. Namun isu reshuffle atau perombakan kabinet terus mencuat.

Bahkan, Wakil Presiden Jusuf Kalla tidak menampik kemungkinan reshuffle kabinet. Reshuffle ini untuk meningkatkan kinerja para menteri.

Sejumlah pihak juga mendukung Presiden Jokowi untuk melakukan reshuffle. Karena selama enam bulan kinerja kabinet tidak memuaskan. Salah satu alasannya, pertumbuhan ekonomi Indonesia yang melambat.

Beberapa menteri dianggap layak untuk diganti agar laju pemerintahan semakin baik. Inilah dia anggota Kabinet Kerja yang layak diganti menurut para pengamat.

Sekretaris Kabinet Andi Widjajanto
PDIP menganggap putera dari Theo Syafei ini sering bikin malu Presiden Jokowi. Pasalnya, Andi seringkali memberikan data yang tidak valid. Terakhir terkait gonjang-ganjing polemik tentang utang kepada International Money Fund (IMF).

Data yang diungkap Presiden Jokowi terkait utang IMF dikoreksi oleh mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) hingga Menteri Keuangan Bambang Brojonegoro.

Andi dianggap sangat mentah untuk menjadi pejabat pemerintahan. Data yang diberikannya pada Presiden Jokowi disebut para pengamat sebagai data sampah.

Kepala Staf Kepresidenan Luhut Panjaitan
Pejabat senior satu ini dianggap para pengamat terlalu mendominasi Presiden Jokowi. Termasuk kegiatan yang seharusnya dilakukan oleh presiden.

Menteri Hukum dan HAM (Menkumham) Yasonna Laoly
Menkumham dinilai bertanggung jawab atas konflik dua kepengurusan Partai Golkar dan PPP. Yasonna dinilai telah menyalahi Undang-undang Partai Politik dalam menerbitkan Surat Keputusan (SK) pengesahan Partai Golkar kubu Agung Laksono.

Menteri Badan Usaha Milik Negara Rini Soemarno
Rini Soemarno bukan menteri kemarin sore di pemerintahan. Dia juga pernah menjabat menteri di era pemerintahan Megawati Soekarnoputri. Namun kali ini Rini dianggap telah kelewatan di kabinet Jokowi-JK.

Rini dinilai telah membelokkan ideologi Trisakti dan Nawacita. Jika dibiarkan, Rini bisa menjadi penghalang Jokowi yang sudah terlanjur janji melaksanakan ideologi Trisakti dan Nawacita.

Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) Tedjo Edhi Purdijatno
Menteri berlatar belakang militer ini menurut politikus PDIP, telah menghambat kerja Jokowi. Pernyataan Tedjo Edhi berulang kali membuat presiden mendapat kritik keras dan cibiran dari masyarakat. Salah satunya menyebut rakyat “tidak jelas” terkait dukungan terhadap KPK dalam konflik dengan Polri.

Menteri Koordinator bidang Perekonomian Sofyan Djalil dan menteri di bawah koordinasinya
Seluruh menteri perekonomian dinilai bertanggung jawab atas laju pertumbuhan ekonomi Indonesia yang melambat. Pertumbuhan ekonomi Indonesia kuartal I/2015 melambat atau hanya tumbuh 4,7%.

Menurut para pengamat ekonomi, jika tim ekonomi kabinet cakap dan terampil pertumbuhan ekonomi Indonesia bisa 5%.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here