Start Up Lokal Siap Unjuk Gigi Jelang MEA 2016

0
86
Start Up lokal siap menghadapi MEA 2016
Start Up. Image by sujanpatel.com

PASAR Bebas ASEAN atau yang disebut Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) akan efektif diberlakukan pada 1 Januari 2016 mendatang, hal tersebut akan membawa dampak positif pada semua sektor perekonomian khususnya di Indonesia.

Dampak langsung yang akan dirasakan dengan berlakunya Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) antara lain adalah banyaknya aliran permodalan asing, investasi asing, serta tenaga kerja baru dari berbagai negara ASEAN, sebab setiap investor dan pekerja di ASEAN memiliki hak yang sama secara bebas untuk melakukan kegiatan ekonominya di sejumlah negara anggota ASEAN.

Indonesia sendiri diprediksi akan menjadi lahan yang subur bagi berbagai industri, mengingat jumlah penduduk Indonesia merupakan salah satu yang terbesar di Asia Tenggara mencapai 252 juta jiwa. Salah satu bidang yang terpengaruh oleh berlakunya Masyarakat Ekonomi ASEAN 2016 adalah bidang teknologi informasi. Menurut hasil riset Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJI) 2014, jumlah pengguna internet di Indonesia saat ini telah mencapai 88,1 juta dan diperkirakan akan tumbuh 41%-42% pada tahun 2015.

Dengan berkembangnya pertumbuhan pengguna Internet di Indonesia tersebut, para pelaku usaha yang berbasis teknologi informasi atau biasa disebut dengan Start Up berharap Start Up lokal dapat bersaing dan unggul dengan Start Up asing yang diprediksi akan banyak berekspansi ke Indonesia akibat pengaruh berlakunya Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) mendatang.

Siaran pers dari Suitmedia mengungkapkan, ada tiga langkah agar Start Up lokal bisa bersaing dengan Start Up asing. Pertama adalah meningkatkan sumber daya manusia lokal menjadi lebih berkualitas agar dapat menciptakan produk-produk unggul dengan memberikan pelatihan, seminar serta online course.

Langkah kedua adalah dengan membuat produk atau jasa yang memiliki diferensiasi, artinya produk atau jasa yang kita ciptakan memiliki nilai tambah dan fitur yang lebih baik sehingga customer dan para investor mampu melihat nilai lebih dari produk ataupun jasa yang kita tawarkan.

Ketiga adalah kepekaan terhadap fluktuasi yang akan terjadi, sehingga dapat mengantisipasi secara tepat resiko yang akan muncul selain itu juga sebagai startup kita mengharapkan kolaborasi dengan pemerintah sangat diperlukan seperti infrastruktur dan juga kebijakan-kebijakan untuk mendukung Start Up lokal.

Berlakunya Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) dapat menjadikan tantangan tersendiri bagi bisnis Start Up lokal Indonesia agar lebih konsisten dalam menciptakan produk yang lebih baik, sekaligus sebagai peluang untuk memasuki pasar yang lebih luas, meraih investasi dan tentunya memperkenalkan produk lokal Indonesia yang tidak kalah baik dengan negara ASEAN lainnya. Masyarakat Ekonomi ASEAN 2016 mendatang merupakan momen yang tepat bagi Start Up lokal untuk unjuk gigi dengan medan pasar yang lebih terbuka.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here