Tindakan Pertama Terlibat Kecelakaan Lalu Lintas

0
88
Kecelakaan Lalu Lintas
Ilustrasi kecelakaan lalu lintas

TERLIBAT kecelakaan lalu lintas merupakan hal yang paling ditakuti oleh para pengendara, apalagi jika setiap hari beraktivitas di jalan raya. Meski sudah berhati-hati dan santun dalam berkendara di jalan raya, belum menjamin para pengendara bebas dari kecelakaan. Pasalnya belum tentu pengendara lain juga santun dan berhati-hati.

Dilansir dari TMC Polda Metro Jaya, berikut adalah pedoman yang bisa dijadikan tindakan pertama jika para pengendara terlibat kecelakaan.

Pertama, kuasai keadaan atau sikap apabila akibat yang diderita tidak terlalu parah atau masih cukup sadar. Sikap yang harus diambil adalah, jangan panik atau emosi dan bersikap tenang serta waspada. Sebab panik atau emosi justru akan memperburuk keadaan.

Kemudian jangan menyalahkan orang lain. Setelah terjadi kecelakaan seringkali terjadi salah satu pihak ingin benar sendiri. Sikap demikian malah mempersulit pemeriksaan atau penyidikan petugas kepolisian.

Jangan melarikan diri ketika dalam kecelakaan itu terdapat korban jiwa. Apakah merasa bersalah atau alasan lainnya. Selain tidak bertanggung jawab, melarikan diri juga akan memperberat hukuman yang akan dikenakan.

Seandainya terpaksa melarikan diri karena keadaan, misal menghindari keroyokan warga, maka tempat berlindung yang paling aman adalah kantor polisi.

Mengamankan tempat kejadian merupakan langkah yang sangat baik dalam usaha pengusutan dan penentuan kondisi yang sebenarnya dari kejadian tersebut. Misalnya: mematikan mesin kendaraan dan menimbun dengan pasir tumpahan bahan bakar yang ada.

Kedua, pertolongan. Kalau anda cukup sadar dan dapat memberikan pertolongan kepada korban lain ini merupakan tindakan yang sangat mulia. Segera pada kesempatan pertama membawa korban ke rumah sakit.

Ketiga, menghubungi petugas. Menghubungi petugas dengan alat komunikasi yang ada/terdekat dengan memberitahukan apa yang terjadi dan lokasinya. Bisa menghubungi hotline TMC Polda Metro di nomor 021-52960770.

Serahkan keadaan pada petugas yang hadir pertama kali di lokasi kejadian. Ceritakan kejadian atau kronologi peristiwa kecelakaan tersebut. Jawab pertanyaan petugas dengan jujur dan ikuti petunjuk/perintah petugas lebih lanjut.

Memindahkan kendaraan dilakukan setelah diketahui oleh petugas. Jika menandai kedudukan/letak kendaraan, bisa menggunakan benda yang tidak mudah terhapus.

Kecelakaan motor
Ilustrasi kecelakaan motor

Berikut pedoman jika mendapati kecelakaan di jalan raya.

Menguasai keadaan atau sikap. Jika melihat adanya kecelakaan lalu lintas, catat kendaraan yang terlibat kecelakaan. Bila kendaraan ada yang akan melarikan diri, catat data-data kendaraan. Seperti pelat nomor, jenis, merk, tipe dan warna dari kendaraan tersebut.

Jauhkan warga yang berkerumun, terutama yang merokok atau yang akan merokok. Berikan pertolongan pada korban kecelakaan ke rumah sakit tedekat. Mengamankan barang-barang milik korban, jangan sampai dicuri tangan-tangan jahil.

Matikan mesin kendaraan untuk menghindari kemungkinan terjadi kecelakaan yang lebih besar. Tutuplah tumpahan bahan bakar kendaraan. Bila pada malam hari hindari penggunaan penerangan dengan api, penerangan hanya dibolehkan dengan menggunakan baterai atau sejenisnya.

Memberikan pertolongan. Dalam memberi pertolongan gunakan pertolongan pertama pada kecelakaan dengan tepat, kalau tidak tepat justru dapat membahayakan korban.

Hentikan kendaraan yang ada pada kesempatan pertama, bila ada korban yang perlu dibawa ke rumah sakit. Jangan lupa catat nomor kendaraan dan dibawa kemana korban tersebut dibawa. Bila situasi memungkinkan, usahakan menghubungi keluarga korban berdasarkan petunjuk atau keterangan yang ada.

Dalam menolong korban usahakan mengutamakan korban yang menderita luka berat, kemudian korban luka ringan. Usaha pertolongan juga bisa meminta bantuan orang-orang di sekitar.

Menghubungi petugas kepolisian. Usahakan menghubungi petugas kepolisian terdekat, baik dengan telepon atau perantara orang-orang sekitar.

Korban dapat dipindahkan dari tempat semula, namun sebelumnya memberikan tanda pada tempat korban terletak. Pemberian tanda bisa menggunakan kapur atau benda yang lain.

Menyerahkan situasi kepada petugas . Ceritakan kronologi kejadian kepada petugas. Beri alamat anda ke petugas, serta sangat terpuji bila dengan sukarela bersedia menjadi saksi kemudian hari. Jika tidak ada petugas kepolisian yang datang, datanglah ke kantor polisi terdekat serta melaksanakan petunjuk sebelumnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here